28 December 2011

UjiaN KeHiduPan

saat mnghtg hari menghadpi ujian dunia

pelbgai jenis juga ujian DISANA yng menimpa

samada Bersedia atau tidak


redha dan tempuhilah dgn SABAR  

dalam mengharungi keduanya

UJIAN DUNIA DAN AKHIRAT

moga ujian akhirat memberi kebaikan y abadi u diri ini

15 December 2011

rasa RIANG seketika

walau byak kerja yang perlu dibuat

tpi tangggjwb y  dlksanakan ini 

ibarat suatu keriangan buat diri

bersama2 dgn ahli kelab

menceriakan suasana dlm diri...

moga suasana itu sentiasa bersamaKu...


thank ALLAH 4 give me this oppurtunity



14 December 2011

Suami, Pemimpin bagi Keluarga

Awal mula kehidupan seseorang berumah tangga adalah dimulai dengan ijab kabul. Saat itulah yang halal menjadi haram, atau sebaliknya yang haram  menjadi halal. Demikianlah Allah telah menetapkan bahwa ijab kabul walau hanya beberapa patah kata dan hanya beberapa saat saja, tapi ternyata mampu menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.

Saat itu terdapat mempelai lelaki, mempelai wanita, dan saksi lalu ijab kabul dilakukan, sahlah keduanya sebagai suami-isteri. Status keduanya berubah, ada asalnya kenalan biasa tiba-tiba jadi suami, adapula yang tadinya tetangga rumah tiba-tiba jadi isteri. Orang tua pun yang tadinya sepasang, saat itu tambah pula sepasang, dialah orang tua isteri atau suami. Kerananya, andaikata seseorang berumah tangga dan dia tidak siap serta tidak mengerti bagaimana memposisikan diri, maka rumah tangganya hanya akan menjadi awal berdatangan aneka masalah.


Ketika seorang suami tidak sedar bahawa dirinya sudah beristeri, lalu bersikap seperti seorang yang belum beristeri, akan jadi masalah. Dia juga punya mertua, itupun harus menjadi bahagian yang harus disedari oleh seorang suami. Setahun, dua tahun kalau Allah mengizinkan akan punya anak, yang bererti bertambah lagi status sebagai bapa. Ke mertua jadi anak, ke isteri
jadi suami, ke anak jadi bapa. Bayangkan begitu banyak status yang disandang yang kalau tidak tahu ilmunya justeru status ini akan membawa mudharat. Kerananya menikah itu tidak semudah yang diduga, pernikahan yang tanpa ilmu berarti bersiaplah  untuk segera mengharungi aneka derita. Kenapa ada orang yang stress dalam rumah tangganya? Hal ini terjadi kerana ilmunya tidak memadai dengan masalah yang dihadapinya.


Begitu juga bagi wanita yang menikah, ia akan jadi seorang isteri. Tentu saja tidak boleh sembarangan kalau sudah menjadi isteri, kerana memang sudah ada ikatan tersendiri. Status juga bertambah, jadi anak dari mertua, ketika punya anak jadi ibu. Demikianlah, Allah telah menjadikan sedemikian rupa sehingga suami dan isteri, keduanya mempunyai peranan yang berbeza-beza.
Tidak bisa isteri menuntut emansipasi, kerana memang tidak perlu ada emansipasi, yang diperlukan adalah saling melengkapi. Seperti halnya sebuah bangunan yang menjulang tinggi, ternyata dapat berdiri kukuh kerana adanya prinsip saling melengkapi. Ada simen,bata, pasir, beton, kayu, dan bahan-bahan bangunan lainnya lalu bergabung dengan tepat sesuai posisi dan proporsinya sehingga kukuhlah bangunan itu.


Sebuah rumah tangga juga demikian, jika suami tidak tahu posisi, tidak tahu hak dan kewajiban,begitu juga isteri tidak tahu posisi, anak tidak tahu posisi, mertua tidak tahu posisi, maka akan seperti bangunan yang tidak diatur komposisi bahan-bahan pembangunnya, ia akan segera runtuh tidak keruan. Begitu juga jika mertua tidak pandai-pandai jaga diri, misal dengan masuk campur langsung pada pentadbiran rumah tangga anak, maka sang mertua sebenarnya tengah mengaduk-aduk rumah tangga anaknya sendiri.
Seorang suami juga harus sedar bahawa ia pemimpin dalam rumah tangga.

Allah SWT dalam hal ini berfirman :
"Laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, kerna Allah telah  melebihkan sebagian dari mereka atas sebagian yang lainnya dan karena mereka telah membelanjakan sebagian harta mereka..."(Q.S. An-Nisa [4]:34)

Dan seorang pemimpin hanya akan jadi pemimpin jika ada yang dipimpin. Ertinya, jangan merasa lebih dari yang dipimpin. Seperti halnya presiden tidak usah sombong kepada rakyatnya kerana kalau tidak ada rakyat lalu mengaku presiden, bisa dianggap orang gila. Makanya, presiden jangan merendahkan rakyat, kerana dengan adanya rakyat dia jadi presiden.


Tidak layak seorang pemimpin merasa lebih dari yang dipimpin, kerana status pemimpin itu ada jikalau ada yang dipimpin. Misalkan isterinya bergelar master lulusan luar negeri sedangkan suaminya lulusan sekolah menengah,dalam hal kepemimpinan rumah tangga tidak bisa jadi berbalik dengan isteri menjadi pemimpin kelaurga. Dalam kes lain, misalkan di pejabatnyanya isteri jadi atasan, suami
kebetulan stafnya.Saat dirumah beza urusannya. Seorang suami tetaplah pemimpin bagi isteri dan anak-anaknya.

Oleh  itu, bagi para suami jangan sampai kehilangan kewajiban sebagai suami. Suami adalah tulang belakang keluarga, seumpama juruterbang bagi pesawat terbang, nakhoda bagi kapal laut, jurupandu bagi kereta api, pemandu bagi angkutan kota. Demikianlah suami adalah seorang pemimpin bagi keluarganya. Sebagai seorang pemimpin harus berfikir bagaimana mengatur bahtera rumah tangga ini mampu berkelok-kelok dalam mengarungi badai gelombang yang menerjang supaya dapat sampai bersama semua awak kapal lain untuk tiba di pantai harapan, suatu tempat  di akhirat nanti, yaitu syurga.
Kerananya seorang suami harus tahu ilmu bagaimana mengharungi badai, ombak, relung dan pusaran air supaya selamat tiba di pantai harapan. Tidak ada salahnya ketika akan menikah kita merenung sejenak, "Saya ini sudah punya kemampuan atau belum untuk menyelamatkan anak dan isteri dalam mengharungi bahtera kehidupan sehingga bisa kembali ke pantai pulang nanti?!" Kerana menikah bukan hanya masalah mampu cari wang, walau ini juga penting, tapi bukan salah satu yang terpenting. Suami bekerja keras membanting tulang memeras keringat,tapi ternyata tidak solat, sungguh sangat rugi. Ingatlah kerana kalau sekadar cari wang, harap tahu saja bahawa garong juga tujuannya cuma cari wang, lalu apa bezanya dengan garong?Hanya beza cara saja, tapi kalau cita-citanya sama, apa bezanya???


Buat kita cari nafkah termasuk dalam proses mengendalikan bahtera. Tiada lain supaya makanan yang jadi keringat statusnya halal, supaya baju yang dipakai statusnya halal, atau supaya kalau beli buku juga dari rezeki yang statusnya halal. Hati-hatilah, walaupun di poket terlihat banyak wang, tetap harus pintar-pintar mengendalikannya, jangan sampai asal main comot. Seperti halnya ketika memancing ikan di tengah lautan, walaupun nampak banyak ikan, tetap harus hati-hati siapa tahu yang sangkut dipancing ikan yu yang justeru bisa mengunyah kita, atau nampak manis gemalai tapi ternyata ikan duyung.Ketika ijab kabul, seorang suami harusnya bertekad," Saya harus mampu memimpin rumah tangga ini mengarungi episod hidup yang sebentar di dunia agar seluruh anggota awak kapal dan penumpang bisa selamat sampai tujuan akhir, yaitu syurga".

 Bahkan jikalau dalam kapal ikut penumpang lain,misalkan ada pembantu, saudara atau yang lainnya, maka sebagai pemimpin tugasnya sama juga, iaitu harus membawa mereka ke tujuan akhir yang sama, yaitu syurga.
 
Allah Azza wa Jalla mengingatkan kita dalam sabdanya,"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu..." (Q.S. At-Tahrim[66]:6)

Kepada pembantu jangan hanya mampu suruh kerja saja, kerana kalau saja dulu lahirnya Allah tukarkan, majikan lahir dari orang tua pembantu, dan si pembantu lahir dari orang tua majikan, maka si majikan yang justru sekarang lagi ngepel. Pembantu adalah titipan Allah, kita harus mendidiknya dengan baik, kita tambah ilmunya, mudah-mudahan orang tuanya bantu-bantu di kita,
anaknya bisa lebih tinggi pendidikannya, dan yang terpenting lagi lebih tinggi akhlaknya.

Inilah pemimpin ideal, yaitu pemimpin yang bersungguh-sungguh mahu memajukan setiap orang yang dipimpinnya. Siapapun orangnya didorong agar menjadi lebih maju.
Subhanallah.........
 
YA ALLAH kurniakanlah seseorang yang mampu melengkapi diriku ini......

13 December 2011

TERKEDU DI SAAT INSAN LAIN LAYU.....

salam dccKu......

dah lame xkongsi rase bersama.....

agak segan u berkongsi tatkala diri ini diperhati.....

tuntutan hidup yang semakin memaksa diri,,,

tp setiap y berlaku hanya perlu dibuat perkara ini

1) HADAPI MASALAH
2)HAYATI MASALAH
3)NIKMATI MASALAH

tp dilihat berpa ramai yang boleh menikmatinya

selain hanya mampu beremosi dgn masalah itu

rase u mmpunyai suami disisi terhenti.

tatkala melhat situasi y hya menjerat diri

keEGOAN seorg lelaki tetapi

aG yakin dgn keSABARan wanita

itulah penyelmat keadaan....


agak terkesima diri ini

dicabar emosi oleh seorg lelaki

tak pernah terduga semua ini akan terjadi

agar gugur mutiara jernih

disaat diri mencari ilmu

diuji dgn cara yang xterjangka

kerana ingat akan pesan bonda

6T KENE CARI ORANG YANG ADE AGAMA JADI SUAMI

tp bg aG jika tidak kte ltkkan agama dihadapan

semua perkara y negtf akan terjadi...

mungkin apa y terjadi ini ada hikmah

mengajar diri u lbh istiqamah dan

baik sangka dgn semua perkara

kerana akal y positif membantu segalanya dalam hidup



tatkala melihat situasi yang menginsafkan diri ini
pinta aG hanya satu mengharapkan seseorang yang saling
melengkapi dlm suatu hubungan dlm mencari redha ILAHI......

4 December 2011



Ya ALLAH...
Redhai ketulusan hati...
Ya ALLAH..
Beri aku ketabahan...
Ya ALLAH..
Aku sanggup berkorban..
Demi rahmatMu..
Ya ALLAH.


ketulusan hati marshanda nyanyikan amat trase kesannya kini..........knape tidak???bagi aG hidup ini suatu persingghan y tidk dpt tidk mnusia x dpt lari dri bertemu dgn pncipta kelak dan u itu rahmat TUHAN amat diperlukan dlm menentukan nasib di akhirat 6t smda di baik atau sebaliknya.......

apa y telah aG lakukan dlm hidup ini mgkin tidk dpt diterima pd sesetgh pihak!!!! pendirian y dipegang dipertikaikan!!! tp knape mereka peduli tntg semua perkara y aG buat???? salahkah aG berprinsip u cbe menjadi muslimah??????

walau ape pun niat seseorg mmg kte tiada hak u menafikannya tetapi jika dilihat syarahan pertama dlm setiap bab akidah ataupun dilihat pd syarah imam Nawawi umpamanya memg ditekankn berkaitan niat...so walaupun niat baik tapi jika bertntgn dgn syariat ia tetap terbatas kerana matlamt tak menghalalkan cara...

aG masih mencuba u menjalani hidup dgn ISLAM  kerana jika dihayati amat indah jika kehidupan seharian manusia y berlandaskan syariat ILAHI....


tQ dccKu membiarkan aG menukilkan
kisah y berlaku
Di Celah-celah Kehidupan Ku....

3 December 2011

ape kate iman...........

ku sangka pans hingga ke ptg rupanyer hujan di tgh hari...
 penglamn berhrga y dirasai pd siang hari tidak dpt dijadikan pngalamn berharga pd mlm ari..........
suatu y aG cbe u elak tp msih xdpt disebabkn kenipisaan iman di hati


menaiki knderaan dgn bkn mahram........itu titik persoaln dicini....walaupun smua trjge
ttp ingt diri!!!!!!!!!! matlmat xmghalalkan cara... aG brmnolog sendirian...
bg ag im doesnt mean im agood person but im try to have a good deed....


bkn aG xbrterm kasih dgn bantuan y dhulurkan tp..pndgan ibu perlu dijage
selain pandgan ALLAH y utama
ibu agk terksan dgn ksanggupan diri ini menaiki knderaan bersamamu.......
sungguh aG msih xmampu u mlwn n mltk rse hormat dan patuh pd tempat y swjarnya.


maaf bkn niat aG nak mylahkan KAMU DLM HAL INI....
 aG tau niat KAMU cme satu.
memastikan anak gadis smpai dgn selamat di tmpat y dtuju.....
tp nisbah 3:2 itu y memeningkn keadaan diri aG......

ckup hye aG y mnggung rse ini.........
bkn niat u menynggung sesiapa.
tp sekadar ingt tggjwb y tergls di bahu..
sebagai Hamba ALLAH,
ANAK yang perlu TAAT pd IBU..
seorang SAHABAT y ingin membantu


sekiranya  momen ini brulang,,,
pohon aG cme satu........
dcekalkan hati dlm meghrunginya..

Ya ALLAH bantulah hambaMu...
dalam menjalani hidup ini agar selari dgn syariatMu.......

ingat diri,,

you must respect yourself b4 your respect somebody........

25 November 2011

bersyukurlah.....

semalam waktu blik dr u aG lihat stu pnglman y menyntuh hti.... knape???? coz aG pernh mrsainya suatu ktka dulu. setiba di satu prsmpngan lmpu isyarataG lhat ade spsng suami isteri yang menunggang motosikal dan di tgh2 seat ade anak psngn ini yang mane brumur lam 5 bulan lbh krg...hati trse amat trsentuh coz keadaan ptg 2 bkn sprti biasa bru lps hujan...sejuknyer baby tu...  bukan salah ibubapa mereka. itu point nyer.mungkin mrka tidak mampu dlm soal ini.

mngapa aG berkata demikian???coz aG sempat memerhti pkaian mereka...si ibu berpakaian lusuh...YA mereka seperti dalm keadaan miskin y memerluklan bantuan... bukan ingin mengaibkan mrkasaat ini tp membawa aG utk memikirkan btpa besar nikmat y tlh dibrikan oleh ALLAH kpd diri aG y tidk aG syukuri...


pernah suatu ketika dlu fmily aG brda dlm situasi ini... tp ble difikirkan prkra y berlku ini mematngkan kita dlm berfkr..ckup mdh untuk mengatakan di sini dugaan y diuji ALLAH itu akan memprolehi kemanisannya di pengakhiran...YA aG pasti itu...

setiap manusia akn mengalami perubahan dalm hidup....muda jd tua...umur 22 akan jd 23....kuat akan jd lemah dan begitulah seterusnya...inilah SUNNATULLAH yang dilalui setiap manusia di alam ini....

sekadar perkongsian hamba yang fakir...

Thank you ALLAH 4 evrythng

21 November 2011


salam...

lme dah tk spent mase kat cn

keterbatasan wk2 mmg drsai saat ni

u lunas tggjwb kt ALLAH y utamanya

family, club, frenz, asgment..

tp mjr bkn ditklifkan u lunas tgggjwb as

ISTERI DAN IBU....


aG menghrpkan ALLAH bg kbaikan

ats apa y dilakukan

xprlu dnyatakan di sini perkara itu

tp ckup u membri kgmbiraan u hati aG

diri aG slalu perlu buat pilihan

di antara byk pilihan y ada

tp y penting antara pilihan 2 mesti antara

FAMILY n KERJA

sometme tkut u pilih coz xnak hampakan

sesiapapun y terlibat


Ya ALLAH

kuatkan hati aG dlm buat semua ni

apa y dihrap cme satu

Keredhaan disisiMu

bkan nama disisi MANUSIA.....


moga dccKu dpt memahaminya..
dgn bg aG ruang untuk mencoret rasa







25 October 2011

5 PERKARA ELOK DISEBUT

kali ini nak share tentang perkara kt bwh....


Nabi Muhammad saw pernah mengingatkan umat-umatnya tentang kelima-lima perkara ini iaitu: 
  • Perbanyakkan menyebut Allah daripada menyebut makhluk. 

Sudah menjadi kebiasaan bagi kita menyebut atau memuji-muji orang yang berbuat baik kepada kita sehingga kadang-kadang kita terlupa hakikat bahawa terlampau banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Lantaran itu, kita terlupa memuji dan menyebut-nyebut nama Allah. Makhluk yang berbuat baik sedikit kita puji habisan tapi nikmat yang terlalu banyak Allah berikan kita langsung tak ingat. Sebaik-baiknya elok dibasahi lidah kita dengan memuji Allah setiap ketika, bukan ucapan Al-hamdulillah hanya apabila sudah kekenyangan hingga sedawa. Pujian begini hanya di lidah saja tak menyelera hingga ke hati.

  • Perbanyakkan menyebut akhirat daripada menyebut urusan dunia.

Dunia terlalu sedikit dibandingkan dengan akhirat. 1000 tahun di dunia setimpal dengan ukuran masa sehari di akhirat. Betapa kecilnya nisbah umur di dunia ini berbanding akhirat. Nikmat dunia juga 1/100 daripada nikmat akhirat. Begitu juga seksa dan kepayahan hidup di dunia hanya 1/100 daripada akhirat. Hanya orang yang senteng fikiran sibuk memikirkan Wawasan Dunia (WD) hingga terlupa Wawasan Akhirat (WA). Manusia yang paling cerdik ialah mereka yang sibuk merancang Wawasan Akhiratnya. Saham Amanah Dunia (SAD) tak penting, tapi yang paling penting ialah Saham Amanah Akhirat (SAA) yang tak pernah rugi dan merudum malahan sentiasa naik berlipat kali ganda. Oleh itu perbanyakkanlah menyebut-nyebut perihal akhirat supaya timbul keghairahan menanam dan melabur saham akhirat.

  • Perbanyakkan menyebut dan mengingat hal-hal kematian daripada hal-hal kehidupan.

Kita sering memikirkan bekalan hidup ketika tua dan bersara tapi jarang memikirkan bekalan hidup semasa mati. Memikirkan mati adalah sunat kerana dengan berbuat demikian kita akan menginsafi diri dan kekurangan amalan yang perlu dibawa ke sana. Perjalanan yang jauh ke akhirat sudah tentu memerlukan bekalan yang amat banyak. Bekalan itu hendaklah dikumpulkan semasa hidup di dunia ini. Dunia ibarat kebun akhirat. Kalau tak usahakan kebun dunia ini masakan dapat mengutip hasilnya di akhirat?  Dalam hubungan ini eloklah sikap Saidina Alli dicontohi. Meskipun sudah terjamin akan syurga, Saidina Ali masih mengeluh dengan hebat sekali tentang kurangnya amalan untuk dibawa ke akhirat yang jauh perjalanannya. Betapa pula dengan diri kita yang kerdil dan bergelumang dengan dosa?

  • Jangan menyebut-nyebut kebaikan diri dan keluarga. 

Syaitan memang sentiasa hendak memerangkap diri kita dengan menyuruh atau membisikkan kepada diri kita supaya sentiasa mengingat atau menyebut-nyebut tentang kebaikan yang kita lakukan sama ada kepada diri sendiri, keluarga atau masyarakat amnya. Satu kebaikan yang kita buat, kita sebut-sebut selalu macam rasmi ayam 'bertelur sebiji riuh sekampung'. Kita terlupa bahawa dengan menyebut dan mengingat kebaikan kita itu sudah menimbulkan satu penyakit hati iaitu ujub. Penyakit ujub ini ibarat api dalam sekam boleh merosakkan pahala kebajikan yang kita buat. Lebih dahsyat lagi jika menimbulkan ria' atau bangga diri yang mana Allah telah memberi amaran sesiapa yang memakai sifatNya (ria') tidak akan mencium bau syurga. Ria' adalah satu unsur dari syirik (khafi). Oleh itu eloklah kita berhati-hati supaya menghindarkan diri daripada mengingat kebaikan diri kita kepada orang lain. Kita perlu sedar bahawa perbuatan buat baik yang ada pada diri kita itu sebenarnya datang dari Allah. Allah yang menyuruh kita buat baik. Jadi kita patut bersyukur kepada Allah kerana menjadikan kita orang baik, bukannya mendabik dada mengatakan kita orang baik. Kita terlupa kepda Allah yang mengurniakan kebaikan itu.

  • Jangan sebut-sebut dan nampak-nampakkan keaiban atau keburukan diri orang lain.

Kegelapan hati ditokok dengan rangsangan syaitan selalu menyebabkan diri kita menyebut-nyebut kesalahan dan kekurangan orang lain. Kita terdorong melihat keaiban orang sehingga terlupa melihat keaiban dan kekurangan diri kita sendiri. Bak kata orang tua-tua 'kuman seberang lautan nampak, tapi gajah di depan mata tak kelihatan'. Islam menuntut kita melihat kekurangan diri supaya dengan cara itu kita dapat memperbaiki kekurangan diri kita. Menuding jari mengatakan orang lain tak betul sebenarnya memberikan isyarat bahawa diri kita sendiri tidak betul. Ibarat menunjuk jari telunjuk kepada orang; satu jari arah ke orang itu tapi 4 lagi jari menuding ke arah diri kita. Bermakna bukan orang itu yang buruk, malahan diri kita lebih buruk daripadanya. Oleh sebab itu, biasakan diri kita melihat keburukan diri kita bukannya keburukan orang lain. Jangan menjaga tepi kain orang sedangkan tepi kain kita koyak rabak. Dalam Islam ada digariskan sikap positif yang perlu dihayati dalam hubungan sesama manusia iaitu lihatlah satu kebaikan yang ada pada diri seseorang, meskipun ada banyak kejahatan yang ada pada dirinya. Apabila melihat diri kita pula, lihatkan kejahatan yang ada pada diri kita walaupun kita pernah berbuat baik.  Hanya dengan cara ini kita terselamat dari bisikan syaitan yang memang sentiasa mengatur perangkap untuk menjerumuskan kita ke dalam api neraka.
Semoga 5 perkara yang disebutkan di atas dapat kita hayati dan diterapkan dalam kehidupan kita seharian. Sama-sama beroda semoga terselamat dari kemurkaan Allah semasa di dunia hingga ke akhirat. Amin... 
 

24 October 2011

kenaNganku Dcc MerekA


Have A LooK...

 
pelbagai kisah suka duka diambil sewaktu di UiTM Machang

sesungguhnya ia pengalaman berharga untuk ku dlm hidup ini

ku kongsi segalanya Di sini...

coretan dccKu....


kakak2 ku yang prihatin....


sesi bersama kaunselor..besst!!!


kenangan b4 blik ganu....

delegasi dr UniSZA



semoga perjalanan tidak terhenti di sini sja........

dan tidak terhenti di sini.......

sweet Memories UiTM Machang....


6 October 2011

buat pertama kalinya bkak sem baru ni

aku xngantuk dan bleh menaipkan kte2 dccKu........

suatu pencapaian y xtau baik @tak???

aku pun tak tau tp agak tersentap smpai bleh berthan

coz coretan aku dccKu dh diketahui.........ehm GERAMNYER!!!!!!

 tp aku xakan berhnti dr membuat coretan dccKu

kerana janjiku pd sesorg

u aku nukilkan kisahnya di sini

buat aku perlu bertahan u sgl kemungkinan

y bkal mendatang

kerana roda hidupnya y berwarna-warni

buat aku teruja u aku sendiri hayati

dlm menyusuri hidup y xkan kekal abadi ini...

kerana aku ingin menjadi muslimah y menghargai

segla apa y dibri di dunia ini

u merasai bahagia y abadi
di sana nanti.....






NilAi TudunG WanitA

Bila wanita menjaga auratnya dari pandangan lelaki bukan muhram, bukan sahaja dia menjaga maruah dirinya, malah maruah wanita mukmin keseluruhannya. Harga diri wanita terlalu mahal. Ini kerana syariat telah menetapkan supaya wanita berpakaian longgar dengan warna yang tidak menarik serta menutup seluruh badannya dari kepala hingga ke kaki.
Kalau dibuat perbandingan dari segi harta dunia seperti intan dan berlian, ianya dibungkus dengan rapi dan disimpan pula di dalam peti besi yang berkunci. Begitu juga diumpamakan dengan wanita, Kerana wanita yang bermaruah tidak akan mempamerkan tubuh badan di khalayak umum. Mereka masih boleh tampil di hadapan masyarakat bersesuaian dengan garisan syarak. Wanita tidak sepatutnya mengorbankan maruah dan dirinya semata-mata untuk mengejar pangkat, darjat, nama, harta dan kemewahan dunia.
Menyentuh berkenaan pakaian wanita, alhamdulillah sekarang telah ramai wanita yang menjaga auratnya, sekurang-kurangnya dengan memakai tudung. Dapat kita saksikan di sana sini wanita mula memakai tudung. Pemakaian tudung penutup aurat sudah melanda dari peringkat bawahan hingga kepada peringkat atasan. Samada dari golongan pelajar-pelajar sekolah hinggalah kepada pekerja-pekerja pejabat-pejabat.
Walaupun pelbagai gaya tudung diperaga dan dipakai, namun pemakaiannya masih tidak lengkap dan sempurna. Masih lagi menampakkan batang leher, dada dan sebagainya. Ada yang memakai tudung, tetapi pada masa yang sama memakai kain belah bawah atau berseluar ketat dan sebagainya. Pelbagai warna dan pelbagai fesyen tudung turut direka untuk wanita-wanita Islam kini.
Ada rekaan tudung yang dipakai dengan songkok di dalamnya, dihias pula dengan kerongsang (broach) yang menarik. Labuci warna-warni dijahit pula di atasnya. Dan berbagai-bagai gaya lagi yang dipaparkan dalam majalah dan suratkhabar fesyen untuk tudung. Rekaan itu kesemuanya bukan bertujuan untuk mengelakkan fitnah, sebaliknya menambahkan fitnah ke atas wanita.
Walhal sepatutnya pakaian bagi seorang wanita mukmin itu adalah bukan sahaja menutup auratnya, malah sekaligus menutup maruahnya sebagai seorang wanita. Iaitu pakaian dan tudung yang tidak menampakkan bentuk tubuh badan wanita, dan tidak berhias-hias yang mana akan menjadikan daya tarikan kepada lelaki bukan muhramnya. Sekaligus pakaian boleh melindungi wanita dari menjadi bahan gangguan lelaki yang tidak bertanggungjawab.
Bilamana wanita bertudung tetapi masih berhias-hias, maka terjadilah pakaian wanita Islam sekarang walaupun bertudung, tetapi semakin membesarkan riak dan bangga dalam diri. Sombong makin bertambah. Jalan mendabik dada. Terasa tudung kitalah yang paling cantik, up-to-date, sofistikated, bergaya, ada kelas dan sebagainya. Bertudung, tapi masih ingin bergaya.
Kesimpulannya, tudung yang kita pakai tidak membuahkan rasa kehambaan. Kita tidak merasakan diri ini hina, banyak berdosa dengan Tuhan mahupun dengan manusia. Kita tidak terasa bahawa menegakkan syariat dengan bertudung ini hanya satu amalan yang kecil yang mampu kita laksanakan. Kenapa hati mesti berbunga dan berbangga bila boleh memakai tudung?
Ada orang bertudung tetapi lalai atau tidak bersembahyang. Ada orang yang bertudung tapi masih lagi berkepit dan keluar dengan teman lelaki . Ada orang bertudung yang masih terlibat dengan pergaulan bebas. Ada orang bertudung yang masih menyentuh tangan-tangan lelaki yang bukan muhramnya. Dan bermacam-macam lagi maksiat yang dibuat oleh orang-orang bertudung termasuk kes-kes besar seperti zina, khalwat dan sebagainya.
Jadi, nilai tudung sudah dicemari oleh orang-orang yang sebegini. Orang Islam lain yang ingin ikut jejak orang-orang bertudung pun tersekat melihat sikap orang-orang yang mencemari hukum Islam. Mereka rasakan bertudung atau menutup aurat sama sahaja dengan tidak bertudung. Lebih baik tidak bertudung. Mereka rasa lebih bebas lagi.
Orang-orang bukan Islam pula tawar hati untuk masuk Islam kerana sikap umat Islam yang tidak menjaga kemuliaan hukum-hakam Islam. Walaupun bertudung, perangai mereka sama sahaja dengan orang-orang bukan Islam. mereka tidak nampak perbezaan agama Islam dengan agama mereka.
Lihatlah betapa besarnya peranan tudung untuk dakwah orang lain. Selama ini kita tidak sedar diri kitalah agen bagi Islam. Kita sebenarnya pendakwah Islam. Dakwah kita bukan seperti pendakwah lain tapi hanya melalui pakaian.
Kalau kita menutup aurat, tetapi tidak terus memperbaiki diri zahir dan batin dari masa ke semasa, kitalah punca gagalnya mesej Islam untuk disampaikan. Jangan lihat orang lain. Islam itu bermula dari diri kita sendiri.
Ini tidak bermakna kalau akhlak belum boleh jadi baik tidak boleh pakai tudung. Aurat, wajib ditutup tapi dalam masa yang sama, perbaikilah kesilapan diri dari masa ke semasa. Tudung di luar tudung di dalam (hati). Buang perangai suka mengumpat, berdengki, berbangga, ego, riak dan lain-lain penyakit hati.
Walau apapun, kewajipan bertudung tidak terlepas dari tanggungjawab setiap wanita Muslim. Samada baik atau tidak akhlak mereka, itu adalah antara mereka dengan Allah. Amat tidak wajar jika kita mengatakan si polanah itu walaupun bertudung, namun tetap berbuat kemungkaran. Berbuat kemungkaran adalah satu dosa, manakala tidak menutup aurat dengan menutup aurat adalah satu dosa lain.
Kalau sudah mula menutup aurat, elak-elaklah diri dari suka bertengkar. Hiasi diri dengan sifat tolak ansur. Sentiasa bermanis muka. Elakkan pergaulan bebas lelaki perempuan. Jangan lagi berjalan ke hulu ke hilir dengan teman lelaki. Serahkan pada Allah tentang jodoh. Memang Allah sudah tetapkan jodoh masing-masing. Yakinlah pada ketentuan qada' dan qadar dari Allah.
Apabila sudah menutup aurat, cuba kita tingkatkan amalan lain. Cuba jangan tinggal sembahyang lagi terutama dalam waktu bekerja. Cuba didik diri menjadi orang yang lemah-lembut. Buang sifat kasar dan sifat suka bercakap dengan suara meninggi. Buang sikap suka mengumpat, suka mengeji dan mengata hal orang lain. jaga tertib sebagai seorang wanita. Jaga diri dan maruah sebagai wanita Islam. Barulah nampak Islam itu indah dan cantik kerana indah dan cantiknya akhlak yang menghiasi peribadi wanita muslimah.
Barulah orang terpikat untuk mengamalkan Islam. Dengan ini, orang bukan Islam akan mula hormat dan mengakui "Islam is really beautiful." Semuanya bila individu Islam itu sudah cantik peribadinya. Oleh itu wahai wanita-wanita Islam sekalian, anda mesti mengorak langkah sekarang sebagai agen pengembang agama melalui pakaian.

5 October 2011

SaAt LafaZ SakiNaH....

sebelum ini aku sentiasa mempmerkan kisah manusia y berlaku dccKu y majoritinya berkisahkn rumah tngga........smkn bynk aku coretkan d sini semakin byak ilmu y aku perolehi drpdnya....... ade hikmah y mennti ku di saat aku takut untuk menempuhinya semakin byk pengethuan y diperoleh u melayarinya iaitu SeBUAH PerKAHwiNan.......


kitab mau"izatul Mukminin yang sedang dipelajari meninggalkan kesan y mendlm kpdku mngenai status sbuah perkahwinan itu.......Alhamduliilah, ALLAH telah memberiku pluang mmpelajari kitab ini u disbarkn kpd insn y brda dccKu terutmnya membantu mereka y menjdikan diriku tempt mluahkan prsaan berkaitan rmh tngga.. walaupun tidak merasainya lgi tetapi dgn ilmu y dicari ini mudah2an dpt menjadikan aku seorang y bersangka baik dgn sebuah PERkahWinan.



(#qßsÅ3Rr&ur 4yJ»tƒF{$# óOä3ZÏB tûüÅsÎ=»¢Á9$#ur ô`ÏB ö/ä.ÏŠ$t6Ïã öNà6ͬ!$tBÎ)ur 4 bÎ) (#qçRqä3tƒ uä!#ts)èù ãNÎgÏYøóムª!$# `ÏB ¾Ï&Î#ôÒsù 3 ª!$#ur ììźur ÒOŠÎ=tæ ÇÌËÈ  
32. dan kahwinkanlah orang-orang bujang (lelaki dan perempuan) dari kalangan kamu, dan orang-orang Yang soleh dari hamba-hamba kamu, lelaki dan perempuan. jika mereka miskin, Allah akan memberikan kekayaan kepada mereka dari limpah kurniaNya kerana Allah Maha Luas (rahmatNya dan limpah kurniaNya), lagi Maha mengetahui.

apabila dlihat firman ALLAH dri surah An-NUUr ayat 32 ini di dalam bab adab nikah, ia mrupakan dalil y menyuruh kpd sebuah perkahwinan itu.....dan ia merupakan suatu perintah, suatu suruhan drpd ALLAH kpd hambaNYA......aku sendiri setelah melihat dan mempelajari ayat ini trse amat tersentuh kerana kesannay amat meruntun jiwa...... amat terse sedihnya apbl ustz y mngajar mngatakan bhw amalan wajib y dilakukan sblm berkhwin phalanya xsame apbila melkukan perkra wajib ini setelah berkhwin...........sebgai contoh solat y dilakukan stlh berkhwin lbih diberikan phla kerna ditunaikan dlm keadaan seseorg itu bebas dr memkrkan perkara2 hatinya......

yang paling aku fikirkan dan ingin dikongsi di sini adalah tanda seorang wanita itu hidupnya diberkati dan diredhai ALLAH adalah apabila dirinya cepat berkahwin dan cepat memperolehi zuriat...AKU??? masih menanti dan tercari2 jwpannya..moga diberi kesemptan u menjadi salah seorg y diberkati dan diredhaiNYA..AMIIN.